
Apakah ini??
Demam berdarah adalah suatu penyakit yang disebabkan dan ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti.
Nyamuk ini biasa ada pada??
Pagi hingga siang hari…
Demam dan gejala lain dari demam dengue akan berlangsung selama 2 hari yang kemudian diikuti oleh penurunan suhu yang cepat dengan diiringi oleh produksi keringat yang meningkat. Periode penurunan suhu ini biasanya berlangsung sehari, selanjutnya suhu tubuh akan meningkat lagi dengan cepat. Saat ini seluruh tubuh pasien akan kemerahan kecuali pada wajah.
Tanda-Tandanya ?
- Demam tinggi mendadak, >38° C, 2-7 hari
- Demam tidak dapat teratasi maksimal dengan penurun panas biasa
- Mual, muntah, nafsu makan minum berkurang
- Nyeri sendi, nyeri otot (pegal-pegal)
- Nyeri kepala, pusing
- Nyeri atau rasa panas di belakang bola mata
- Wajah kemerahan
- Nyeri perut
- Konstipasi (sulit buang air besar) atau diare
- Jika ada yang terkena, apa yang harus dilakukan??
- Makan dan minum yang cukup. Untuk meningkatkan jumlah trombosit.
- kompres hangat dan penurun panas jika demam,
- vitamin penambah nafsu makan,
- antimuntah jika dibutuhkan (domperidone)
Ekstrak Daun Jambu Biji Bisa Mengatasi DBD
Diberi jus yang memiliki kandungn vitamin C dan A yang tinggi. (Vitamin C berfungsi dalam meningkatkan kecerdasan sel, sedangkan vitamin A berfungsi menjaga regenerasi sel agar selalu tepat waktu).
Bagaimana penularan demam dengue?
Virus dengue ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang sebelumnya sudah menggigit orang yang terinfeksi dengue.
Populasi nyamuk ini akan meningkat pesat saat musim hujan namun nyamuk Aedes aegypti juga dapat hidup dan berkembang biak pada bak bak penampungan air sepanjang tahun. Satu gigitan nyamuk yang telah terinfeksi sudah mampu untuk menimbulkan penyakit dengue pada orang yang sehat.
Penularan demam dengue tidak bisa langsung dari manusia ke manusia tetapi harus melalui perantara nyamuk sehingga kita tidak perlu khawatir kontak langsung dengan penderita demam dengue.
Kapan Harus Waspada ?
Beberapa kasus DHF dapat berlanjut menjadi serius yang diakibatkan oleh beberapa faktor, antara lain seperti keganasan virus dan pertahanan tubuh yang lemah. Tanda-tanda yang menunjukkan penderita perlu mendapat pemeriksaan medis antara lain:
- Muntah darah segar (merah) atau muntah hitam
- Buang air besar berwarna hitam
- Sesak nafas yang makin lama makin sesak meski demam telah teratasi
- Nyeri perut yang makin nyata, diiringi dengan pembesaran lingkar perut
- Kesadaran menurun tanpa syok, nyeri kepala atau pusing hingga muntah nyemprot, pandangan makin lama makin kabur
Daerah mana saja yang mudah terjangkit demam dengue?
Demam dengue banyak terjangkit di daerah tropis dan subtropis. Asia menempati urutan pertama dalam jumlah penderita demam dengue tiap tahun. Hal ini mungkin disebabkan oleh karena curah hujan di Asia yang sangat tinggi terutama di Asia timur dan selatan ditambah dengan sanitasi lingkungan yang tidak bagus.
Demam dan gejala lain dari demam dengue akan berlangsung selama 2 hari yang kemudian diikuti oleh penurunan suhu yang cepat dengan diiringi oleh produksi keringat yang meningkat. Periode penurunan suhu ini biasanya berlangsung sehari, selanjutnya suhu tubuh akan meningkat lagi dengan cepat. Saat ini seluruh tubuh pasien akan kemerahan kecuali pada wajah.
Pencegahan demam dengue
Membutuhkan pengendalian atau eradikasi dari nyamuk pembawa virus.
Lakukan 3 M (Menguras, Menutup dan Menimbun) tempat tempat yang disukai nyamuk untuk berkembang biak.
Apa yang dimaksud dengan gerakan “3M”?
- “Gerakan 3M” adalah kegiatan yang dilakukan secara serentak oleh seluruh masyarakat untuk memutuskan rantai kehidupan (daur hidup) nyamuk Aedes Aegypti, penular penyakit DBD
- Daur hidup nyamuk Aedes Aegypti terdiri dari : telur,jentik dan kepompong. Telur,jentik dan kepompong hidup dalam air yang tidak beralaskan tanah dan akan mati bila airnya dibuang ke dalam got atau tempat pembuangan air lainnya.
- Agar supaya telur,jentik dankepompong tersebut tidak menjadi nyamuk, maka perlu dilakukan 3M secara teratur sekurang-kurangnya seminggu sekali yaitu:
- Menguras tempat-tempat penampungan air seperti tempayan, drum, bak mandi/bak wc dan lain-lain atau menaburkan bubuk abate
- Menutup rapat-rapat tempat penampungan air, agar nyamuk tidak dapat masuk dan berkembang biak di dalamnya.
- Menimbun sampah (barang-barang yang sudah tidak berguna)
Pelaksanaan Penyuluhan DBD dan 3M



Latar belakang dilaksanakannya program ini adalah adanya laporan dari kecamatan Mlati bahwa desa sendangadi merupakan salah satu desa dengan urutan tertinggi kasus Demam berdarah. Untuk itu kami membuat program ini dengan tujuan dapat membantu mencegah terjadinya penyakit demam berdarah.
Cara pencegahan demam berdarah dapat dilakukan dengan 3 M, yaitu menutup, menguras dan mengubur yang menjadi tempat nyamuk aedes agepty yang merupakan vektor dari penyakit ini. Selain itu, pemberian bubuk abate juga perlu dilakukan.
Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 01 agustus 2009 di serambi masjid Al-Azhar RW.23, sedangkan gerakan 3 M dan pemberian bubuk abate dilaksanakan pada tanggal 02 Agustus 2009 di rumah warga RT.3 RW.23 padukuhan Jongke X. Pada hari sebelumnya kami melakukan penyuluhan tentang demam berdarah dan sosialisasi gerakan 3 M dan berdiskusi dengan warga. Keesokan harinya kami datang ke rumah warga untuk melakukan pemantauan jentik nyamuk, melakukan gerakan 3M dan pemberian bubuk abate.